BANDUNG - Jumat, 5 Maret 2021 bertempat di  RSG UNPAD BANDUNG, Bupati Bogor ibu Ade Yasin didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor Bapak Drs. Zulkifli, AP, M.M, M.Si lakukan penandatanganan kerjasama antara Sekolah Pasca Sarjana Universitas Padjajaran (UNPAD) dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, Itu dilakukan guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para Aparatus Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bogor, agar lebih inovatif dan kreatif baik dalam menjalankan tugas, mengambil keputusan, menyelesaikan masalah, juga dalam melayani masyarakat. Bupati Bogor, ibu Ade Yasin menjelaskan, saat ini tantangan permasalahan yang ada di masyarakat semakin komplek dan dinamis, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga ASN Kabupaten Bogor harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kondisi yang terus berubah-ubah. Untuk itu ASN dituntut kreatif dan inovatif dalam mencari solusi terhadap permasalahan yang muncul di masyarakat. Perjanjian kerjasama dengan pihak UNPAD, menjadi hal penting yang harus dilakukan. "Ini sangat tepat ditengah pemberlakuan Work From Home (WFH) 50 persen di lingkup Pemkab Bogor bisa dimanfaatkan ASN untuk meningkatkan ilmu dan mengupgrade diri menjadi lebih baik tanpa harus meninggalkan tugas fungsi utamanya," ujar Bupati Bogor.       Menurut Bupati Bogor, ini sebagai langkah awal tindaklanjut dari perjanjian kerjasama itu,ia memberikan kesempatan kepada 20 ASN dari 25 ribu ASN, yang berusia minimal 23 tahun maksimal 40 tahun untuk dapat mengikuti pembelajaran pasca sarjana di Universitas Padjajaran Bandung. "Jumlah ASN kami cukup besar, langkah awal ini harus disambut baik untuk bisa meningkatkan kualitas diri para ASN. Pola bekerja sambil belajar ini dinilai efektif dan bisa langsung diimpelemtasikan dalam pekerjaan sehari-hari," tegas Ibu Ade Yasin. Kerjasama itu selain untuk meningkatkan kualitas SDM ASN juga ingin meningkatkan kualitas SDM pemuda di Kabupaten Bogor, terutama pemuda berprestasi di bidang olahraga, kesenian, akademik, dan hafizd Qur'an, serta mahasiswa dengan IPK minimal 3,5. "Tahun ini kita siapkan 1.200 beasiswa bagi pemuda berperstasi di Kabupaten Bogor. Kami juga sangat mengapresiasi upaya UNPAD, atas terselenggaranya kerjasama ini, semoga bisa memberikan manfaat tidak hanya para ASN, juga untuk pemuda dan masyarakat Kabupaten Bogor," tukasnya.     Penandatangan MoU antara  Bupati Bogor ibu Ade Yasin dengan Rektor UNPAD Bandung, Ibu Prof. Hj. Rina Indiastuti, SE., M.SIE yang dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tugas Belajar antara Kepala BKPSDM Kab. Bogor dengan Dekan Pascasarjana UNPAD Bapak Prof. Dr. Hendarmawan, M.Sc, dengan kerjasama ini, ASN Pemkab. Bogor bisa melanjutkan pendidikan pada Program Magister Inovasi Regional UNPAD Bandung. Dimana dari data kepegawaian menunjukkan total pegawai sejumlah 16.254 pegawai, baru 1.587 pegawai atau 9,76 % yang sudah berpendidikan S.2.     Selanjutnya Rektor UNPAD Bandung Ibu Prof. Hj. Rina Indiastuti, SE., M.SIE mengatakan, kerjasama dilakukan untuk mendukung peningkatakan kualitas SDM ASN di Kabupaten Bogor. Sesuai visi dan misi UNPAD bahwa UNPAD bertugas menghasilkan SDM berkualitas baik lulusan S1,S2, dan S3. Selanjutnya Peningkatan kualitas SDM ini menjadi satu keharusan sejalan dengan program nasional Indonesia emas pada tahun 2045, mungkin akan ada juga Jabar Emas 2045 bahkan Kabupaten Bogor Emas 2045. "Kita punya niat sama-sama meningkatkan kualitas SDM, semoga kerjasama ini bisa berlanjut tidak hanya sekolah pasca sarja, tapi bisa berkembang ke kerjasama dalam penelitian, konsultasi dan lainnya, karena kita memiliki dosen dengan kepakaran yang beragam mulai dari kesehatan, sains, budaya dan lainnya," tutur Rina. Dan ibu Rina Indiastuti mengaku mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bupati Bogor Ade Yasin atas kepercayaan yang diberikan kepada pihak UNPAD Bandung, dengan menyekolahkan ASN Kabupaten Bogor di UNPAD.