Kuatkan Pelayanan Sektor Pendidikan dan Kesehatan di Tengah Pandemi Covid-19, Bupati Bogor Lantik 663 Pejabat Fungsional




CIBINONG - Senin, 8 Maret 2021 bertempat di Ruang Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Ibu Ade Yasin melantik 663 Pejabat Fungsional Kabupaten Bogor, yang terdiri dari 222 Pejabat Fungsional Guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah, 101 Pejabat Fungsional Kesehatan yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Puskesmas, dan pengangkatan 340 pejabat fungsional baru (254 pejabat fungsional rumpun kesehatan, 41 pejabat fungsional rumpun pendidikan, dan 45 pejabat fungsional rumpun teknis). Pada saat melaksanakan pelantikan, Bupati Bogor didampingi oleh Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor dan Kepala BKPSDM. Dalam sambutannya Bupati Bogor menyampaikan harapan rotasi dan mutasi itu bisa menjadi penguatan bagi Puskesmas dan dunia pendidikan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dimasa pandemi Covid-19 di Kabupaten Bogor.
Ibu Bupati Bogor menuturkan, bahwa masa pandemi Covid-19 merupakan masa yang penuh tantangan bagi sektor kesehatan dan sektor pendidikan di Kabupaten Bogor. Di masa pandemi Covid-19 keberadaan Puskesmas dan sektor pendidikan menjadi garda terdepan di tengah masyarakat dalam menghadapi wabah Covid-19 di Kabupaten Bogor. Tenaga kesehatan dan tenaga pendidik berjibaku memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tenaga kesehatan berupaya melindungi agar masyarakat tetap sehat melalui penanganan kesehatan, Testing, Tracking dan Tracing (3T), sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan selama pandemi, sedangkan tenaga pendidik berupaya memberikan pengajaran yang optimal melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
“Selamat bertugas, dimanapun anda ditempatkan, jalankan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Semoga bisa mendapatkan simpati dari masyarakat, dengan pelayanan dan kinerja yang optimal,” ujar Bupati Bogor. Lebih lanjut Ibu Bupati menjelaskan, di masa pandemi Covid-19 PJJ perlu dioptimalkan, untuk itu Kepala Sekolah dituntut mampu melayani, mendorong kreatifitas dan efektifitas pembelajaran. Menjadikan sekolah menyenangkan khususnya ditengah pandemi Covid-19 dengan pola PJJ, sehingga PJJ bukan sekedar transmisi pengetahuan, tapi bagaimana memastikan pembelajaran tetap tersampaikan dengan baik.
“Lakukan inovasi dan tingkatkan kreatifitas. Mudah-mudahan di tempat baru akan ada penyegaran sehingga bisa lebih meningkatkan kinerja, serta optimal dalam memberikan pengajaran kepada masyarakat melalui PJJ. Kami juga telah memasang wifi di 240 titik blank spot, sebagai upaya mendukung terselanggaranya PJJ dengan baik,” tambah Ibu Bupati Bogor.
Menurutnya, ke depan ia akan melakukan pembinaan baik guru dan tenaga kesehatan dengan pola menempatkan tempat tugas berbasis rumah tinggal. “Kalau ada guru tinggalnya di Tanjungsari, tapi ditugaskannya di Parung, selain jarak, ongkos juga waktu jadi kendala. Mudah-mudahan penempatan guru dan tenaga kesehatan berbasis rumah tinggal, mereka bisa bekerja dengan maksimal,” ungkapnya.
Ibu Ade Yasin menambahkan, keberadaan pejabat fungsional sebagai tenaga ahli yang profesional, berperan penting dalam membentuk birokrasi yang kaya fungsi. Para pejabat fungsional memiliki keterampilan spesifik dan bekerja sesuai dengan keahlian, minat dan pilihannya sendiri, oleh karena itu sudah semestinya memiliki perhatian yang besar serta berdedikasi tinggi terhadap tugas yang diembannya.
“Kami berharap, pejabat fungsional bisa bekerja dan melayani masyarakat dengan lebih efektif, inovatif dan lebih profesional,” tukas Ibu Bupati Bogor.